Di Dukung Oleh :

Di Dukung Oleh :

Tampilkan postingan dengan label Artikel. Tampilkan semua postingan

Javanese Script : Sebuah Kode Kehidupan Penuh Makna

Assalamu'alaikum Wr. Wb.

Senang kali ini masih mampu mengasah pikiran, menyalurkan aspirasi dan pengetahuan tanpa ada halangan yang begitu menyiksa. Kali ini admin Probolinggo Cyberspace ingin berbagi tentang sebuah kode kehidupan yang sebenarnya tidak begitu kita perhatikan sebelumnya.

Kode ini adalah salah satu kode yang unik dan merupakan sebuah warisan budaya. Sebuah kebanggaan tersendiri dapat mempelajari kode ini, walaupun masih ada banyak kode-kode asing diluar sana. Ironisnya, pemuda saat ini tidak mengenal kode ini, sebuah keadaan penuh distorsi menyelimuti kaum muda saat ini. "Budaya asli ditinggalkan budaya orang menjadi kebanggaan, dan ketika budaya telah diambil orang disaat itulah mereka gerang".

Sumber : Aksara Jawa Script Kehidupan Sejatinya
Aksara jawa itulah nama kode ini, sebuah kode yang sering kita dengar tapi tidak jarang kita tinggalkan. Padahal setelah di pelajari lebih lanjut ternyata kode ini juga mempunyai makna yang tersirat. Makna tersirat yang dapat diungkapkan dalam bahasa jawa, diantaranya :
Ha ~ Huripku Cahyaning Allah

Na ~ Nur Hurip cahya wewayangan

Ca ~ Cipta rasa karsa kwasa

Ra ~ Rasa kwasa tetunggaling pangreh

Ka ~ Karsa kwasa kang tanpa karsa lan niat

Da ~ Dumadi kang kinarti

Ta ~ Tetep jumeneng ing dat kang tanpa niat

Sa ~ Sipat hana kang tanpa wiwit

Wa ~ Wujud hana tan kena kinira

La ~ Lali eling wewatesane

Pa ~ Papan kang tanpa kiblat

Dha ~ Dhuwur wekasane endhek wiwitane

Ja ~ Jumbuhing kawula lan Gusti

Ya ~ Yen rumangsa tanpa karsa

Nya ~ Nyata tanpa mata ngerti tanpa diwuruki

Ma ~ Mati bisa bali

Ga ~ Guru Sejati kang muruki

Ba ~ Bayu Sejati kang andalani

Tha ~ Thukul saka niat

Nga ~ Ngracut busananing manungsa
Tak pernah kita sangka sebelumnya bukan ?, cucuran air mata terlinang disaat banyak dari pemuda kita tidak mengenal kode "script" ini. Apakah ini balasan kita terhadap leluhur terdahulu?, yang telah berjuang melawan kejamnya penjajah dan meninggalkan sebuah sejarah penuh makna. Aksara Jawa (Javanese Script), kode kehidupan penuh makna.

Seburuk-buruknya bangsa adalah bangsa tidak pernah menghargai budaya dan jasa leluhur walaupun kecerdasan menyelimutinya. Kode Aksara Jawa? Benar, benar, dan benar. Lanjutkan Kawan !
Jumat, 06 Desember 2013
Posted by Unknown

Histeria Presentasi 10 Finalis Blog versi DISKOMINFO

Doc Penulis : Foto Bersama 10 Besar Finalis

Assalamu'alaikum Wr. Wb.
Salam blogger !!!

Histeria kawan-kawan blogger telah terabadikan dalam sebuah ajang Presentasi 10 Finalis Blogger yang diselenggarakan oleh Dinas Komunikasi dan Informasi kota Probolinggo pada tanggal 5 Desember 2013. Tak tanggung-tanggung, setiap finalis telah menampilkan yang terbaik. Penuh keceriaan dan antusias menghiasi perjalanan lomba ini.

Finalis yang datang tak hanya dari kota Probolinggo saja, tetapi ada yang dari luar kota bahkan ada juga yang dari luar negeri. Iya, ada beberapa finalis dari Bangil dan Bondowoso. Kawan sesama finalis yang paling unik yaitu mas ADE YAHYA dengan blognya Probolinggo Menulis. Dalam presentasinya tak canggung dia sangat menikmati medan dan yang paling berharga bagi penulis adalah pada saat presentasi, mas Ade Yahya juga berbagi ilmu seputar blogging.

Doc Penulis : Penampilan Salah Satu Finalis
Ada yang serius dan ada juga yang menghibur begitulah istilah yang tepat untuk lomba ini. Salah satu peserta yang sangat menghibur yaitu mas mabrur dengan blognya Probolinggo GO Blog. Dengan gaya presentasi yang super lucu layaknya stand up comedy membawa suasana diselimuti hiruk pikuk tawa. Tak jarang ada presentator dengan menggunakan aliran seperti ini. Dari presentasinya, hal yang sangat berkesan yaitu ketika dia mengatakan bahwa gereja merah adalah gereja orange. Semua peserta pun tak sanggup menahan tawa melepaskan kepenatan.

Doc. Penulis : Si Penulis Saat Presentasi
Eits, lomba ini tidak cuma laki-laki saja. Tapi juga ada gadis-gadis cantik yang turut memeriahkan acara ini. Salah satu gadis yang menawan dan mempesona yaitu Choirun Nisa berserta tim yang rela jauh-jauh datang dari Bangil. Dalam saat presentasi, orang tuanya juga datang untuk turut menyaksikan. Wah-wah, beginilah antusias yang sangat menakjubkan.

Doc. Penulis : Di balik panggung
Lomba blog ini lah yang seharusnya menjadi pelopor blogger muda kota Probolinggo. Dengan diadakannya lomba sejenis secara tidak langsung juga akan berdampak baik demi terciptanya kota Probolinggo yang ber-ICT. Selain mendapat pengalaman baru dan teman baru, kita juga bisa mendapat makanan gratis disini. Hehehe, next time and continually ... Let's we Go-Blog kan Kota Probolinggo, kalau bukan kita siapa lagi ?.



Kamis, 05 Desember 2013
Posted by Unknown

Memandang Indonesia Hijau

Negara Indonesia terkenal dengan Negara yang subur kaya akan sumber daya alam hewani maupun nabati dll . Indonesia pun kategori sebagai Negara berkembang urutan 18 dari 49 Negara di Asia . Karena banyaknya penduduk Indonesia yang semakin bertambah maka di butuhkanlah bahan sebagai pelengkap sandang, pangan, dan papan.

Hutan adalah sumber yang menyediakan berbagai kebutuhan mulai dari tumbuh-tumbuhan dan hewan yang hidup dalam ekosistem hutan . Penduduk Indonesia memanfaatkan pengalihan guna lahan hutan sebagai lahan pertanian, permukiman, dan industri yang dapat menimbulkan dampak negatif pada ekosistem hutan .

Perkembang penduduk yang semakin meningkat tiap tahun, masalah yang akan ditimbulkanya pun juga meningkat . Kalian tahu apa masalah yang terjadi bila perkembangan penduduk makin meningkat ? Ya, pastinya dampak yang timbul ialah padatnya permukiman yang menggunakan lahan pertanian atau hutan, polusi udara yang di timbulkan dari cerobong asap pada pabrik industri, sampah-sampah yang berceceran pada lingkungan tempat singgah penduduk Indonesia.

Bila seluruh hutan indonesia dialih gunakan untuk kepentingan pembuatan jalan, permukiman penduduk, dan temapt untuk berindustri ata lapangan perkerjaan maka hutan yang dulunya hidup berjaya namun kini telah tandus bagaikan ayam yang tak berbulu. Indonesia yang hijau kini tidaklah hijau karena karakter yang di miliki oleh setiap kepribadian penduduk indonesia berbeda, perlunya kesadaran atau panggilan hati untuk lebih bertanggung jawab dalam pelestarian alam dengan cara penanaman pohon yang dapat berumur lama .

Hutan yang gundul menyebabkan kerugian tanah yang menjadi tandus , tanah longsor, dan banjir karena tidak ada lagi tumbuhan yang dapat menyerap air saat hujan turun . Begitupun dengan berimpit-impitnya rumah atau tempat tinggal penduduk indonesia yang kumuh dan terlalu banyak sampah yang terbuang di sembarang tempat tanpa mempedulikan dampak yang terjadi bila sampah itu tidak segera di bereskan dengan cara memilah antara sampah organik dan anorganik.

Kini kurangnya kesadaran pribadi pentingnya kebersihan dan fungsi hutan yang melibatkan suatu bangsa , karena kebersihan suatu bangsa merupakan jati diri bangsa . Menanam pohon, memanen kebaikan diantaranya sebagai habitat tumbuhan dan hewan, gudang biodiversitas, penangkapan karbon atmosfer, daerah penangkapan air (water catch ment) sekaligus menyuplai airbersih serta penjaga stabilitas tanah, iklim lokal, hidrologi tanah, dan efisiensi siklus hara .@Rafi Buldan Azizi, X-TKJ 3 SMK Negeri 2 Kota Probolinggo
Jumat, 22 November 2013
Posted by Unknown
Tag :

Keluarkan Potensi Dirimu


Sumber : Kembalilah Bangkit !!!

Setiap hari saat kita beraktifitas, kita selalu menggunakan barang sebagai hiburan atau sebagai proses dalam bekerja, tetapi kita pernah berfikir kalau barang yang kita gunakan bukan buatan bangsa kita, melainkan buatan orang luar dan kebanyakan dari kita cenderung bergantung kepada bangsa lain, sangat sedikit atau luar biasa sedikit dari masyarakat kita yang berfikir “bagaimana kalau kita yang membuat barang tersebut dan menjualnya sendiri kedalam maupun keluar negeri pastilah bangsa ini menjadi lebih maju dimata dunia” kecintaan kepada produk kitalah yang dilupakan oleh kita dan cenderung lebih menyukai produk luar negeri, apa itu yang dinamakan cinta kepada bangsa sendiri?. “tidak”

Berdasarkan pejelasan di atas, bisa kita lihat bahwa bangsa kita masih belum bisa menghargai kreatifitas anak bangsa, bahkan bahkan remaja bangsa ini lebih suka duduk disamping jalan tanpa ada tujuan yang jelas dan manfaat yang menguntungkan diri mereka, mereka lebih suka bersenang-senang dan hanya melakukan aktifitas yang merugikan diri mereka sendiri. Sangat sedikit remaja yang mau mengembangkan kreatifitas mereka dengan maksimal dan ada saja dari mereka yang terpaksa untuk mengikuti kegiatan yang dapat mengembangkan kreatifitas mereka, ditambah lagi tidak ada motivatoring dari orang yang sudah berpengalaman atau orang terdekat mereka.

Ada lagi masalah ketidak kepercayaan diri pada mereka dalam menyampaikan kretifitas mereka dimuka umum, karena belum tahu bagaimana cara mereka menyampaikan kreatifitas yang ada dalam fikiran mereka serta minimnya dorongan dari orang-orang terdekat mereka sehingga membuat semangat mereka semakin meningkat untuk mejalankan kretifitas mereka secara maksimal, dan menjadi pembuktian kepada orang tua bahwa kita bisa melakukan hal yang berguna untuk bangsa ini, serta membahagiakan orang-orang terdekat kita.

Serta minimnya fasilitas dari pemerintah untuk menunjang kreatifitas remaja banga ini untuk menghasilkan produk-produk yang inofatif yang dapat majukan bangsa ini dimata dunia. Pemerintah tidak tahu bahwa remaja Indonesia dapat menghasilkan produk-produk yang dapat bersaing dengan bangsa lain.

Sumber : Generasi Muda Penuh Lumpur
Mengapa kita harus selalu meng-import barang dari luar negeri kalau kita bisa membuat barang tersebut dengan sumber daya alam dan sumber daya manusia kita yang sangat berlimpah. Dan kebanyakan masyarakat Indonesia berfikir bahwa produk made in indonesia itu adalah produk yang berkualitas biasa saja dan dibandrol dengan harga yang tinggi jika dibandingkan dengan produk bangsa lain produk made in Indonesia lebih mahal harganya sehingga hal tersebut membuat masyarakat indonesia lebih memilih produk luar negeri di bandingkan produk bangsa sendiri. Dan dalam pengemasannya pun kurang menarik.

Serta pemasarannyapun tidak di dukung oleh pemerintah, padahal jika seluruh manusia tau kalau bangsa indonesia juga mempunyai produk yang unggul dalam bidangnya. Sepert contoh: jika pemasaran produk itu sukses bukan tidak mungkin jika bumbu pecel bisa lebih mahal harganya dari pada bumbu spagety. Dari wacana diatas dapat diatasi dengan menumbuhkan rasa cinta terhadap produk kita, dengan adanya kecintaan terhadap produk kita, akan muncul kebanggaan tersendiri jika kita memakai produk hasil dari kreatifitas kita.

Dan lebih mengharagai produk dalam negeri dari pada produk bangsa lain, dan kita juga dapat mengeksport produk kita ke bangsa lain. Agar mereka tau kalau kita dapat melakukan apa yang mereka lakukan. Dan untuk menyadarkan para remaja indonesia agar lebih menghargai waktu dan melakukan hal yang dapat meningkatkan kreatifitas mereka agar lebih baik dari sebelumnya, dan pemerintah juga membantu memfasilitasi para remaja Indonesia untuk lebih berinofasi dalam mengasa kreatifitas mereka untuk menghasilkan produk unggulan.

Serta adanya motifasi diri dalam jiwa meraka untuk menjadi lebih baik lagi. Serta adanya dukungan dari pemerintah agar para remaja tersebut dapat dipasarkan di dalam atau di luar negeri, atau pemerintah dan orang terdekat merekamembantu agar anak bangsa kita dapat terpacu juga untuk mengembangkan kreatifitas mereka di dunia usaha atau pendidikan, yang semakin merajai dunia ini,atau pemerintah dapat membuat suatu organisasi untuk menggali potensi para remaja yang ada dibangsa ini untuk lebih di tingkatkan lagi. Atau jadi bidang pelajaran di kalangan para pelajar di seluruh nusantara, dan jadi kurikulum yang wajib ada disekolah-sekolah, agar dapat mengurangi dampak negative dari era globalisasi yang sangat menggila pada saat ini. Jika bimbingan tersebut tidak ada maka kreatifitas mereka akan terus terpendam sampai mereka ada di dalam liang lahat.

Bukan hanya menghasilkan produk tapi juga menumbuhkan kecintaan pada produk dalam negeri ini, serta keikut sertaan orang tua atauorang terdekat dalam mengembangkan kreatifitas mereka untuk menghasilkan suatu prestasi di bidang non akademis, serta ikut dalam membangun motto hidup yang kuat dan positif demi kemandirian bangsa dan anak bangsa di masa depan yang lebih cerah lagi.

Dan kata terakhir dari artikel diatas adalah “kejarlah tujuan mu lebih tinggi dari langit ketujuh”
@Artikel ini karangan dari : Muhamad Arifin SMK Negeri 2 Kota Probolinggo
Posted by Unknown
Tag :

Jiwa Sang Merah Putih

Oleh : Hakim Zakaria Akbar

Indonesia tanah airku, Indonesia kebanggaanku. Merah dan Putih adalah kehormatanku. Indonesia adalah negara kesatuan, Indonesia adalah negara yang diwariskan oleh para pahlawan untuk kita semua. Kami bukanlah bangsa lain, Kami adalah Indonesia, negara yang selalu memegang teguh pada nilai-nilai pancasila. Pancasila memiliki arti yang sangat penting bagi seluruh rakyat Indonesia, pancasila menjadi ideologi negara, dimana negara harus taat kepada nilai-nilai pancasila.

Pada saat itu pahlawan kita untuk membentuk nilai pancasila ini, mendapatkan beberapa masalah dari beberapa kelompok yang ikut serta dalam pembuatan atau perumusan nilai pancasila. Pada akhirnya nilai pancasila dapat terbentuk dan dapat dijadikan sebagai dasar negara, akibat perjuangan para pahlawan Indonesia. Pengorbanan-pengorbanan para pahlawan untuk mempertahankan sebuah kejayaan adalah sebuah sikap dan jiwa sang merah putih, dimana para pahlawan merelakan harta,tahta maupun sebuah nyawa untuk meraih kemerdekaan.

Mengingat tanggal 17 Agustus 1945, bagaimana peristiwa yang terjadi pada saat itu akan membuat kita meneteskan air mata, dimana para pahlawan kita hanya mengenakan senjata yang terbuat dari bambu yang digunakan untuk pertahanan diri, bayangkan saja bagaimana sulitnya untuk membunuh para penjajah pada saat itu.

Sedangkan penjajah-penjajah pada saat itu menggunakan sebuah senjata api untuk melumpuhkan para pahlawan kita. Begitu banyak berceceran darah para pahlawan di bumi pertiwi ini, hanya untuk bangsa Indonesia dan hanya untuk mengejar 1 impian yaitu untuk mengibarkan bendera Merah Putih setinggi-tingginya.

Sekarang kita masyarakat Indonesia telah menikmati hasil perjuangan para pahlawan Indonesia, jika tiada para pahlawan hidup kita pasti masih terjajah oleh bangsa-bangsa yang menjajah kita, tiada mereka bendera “Sang Merah Putih” tidak akan berkibar seperti sekarang. Untuk mengenang jasa dan perjuangan para pahlawan Indonesia, kita sebagai masyarakat harus memegang teguh jiwa kita sebagai anak Indonesia, sebagai pemuda penerus bangsa. Sepatutnya kita harus membangun jati diri kita sebagai penerus bangsa dan sepatutnya kita harus menghormati pahlawan kita yang membela kita serta yang membebaskan kita dari kejamnya seorang penjajah.

Bagi para penerus bangsa, kita dapat menggambil hikmah dan gambaran dari persoalan tersebut. Kita dapat memperbaiki bumi pertiwi ini, kita bisa menjunjung tinggi negara kita dan kita bisa jadi pahlawan bagi negara ini. Untuk mewujudkan semua itu kita harus memperbaiki jiwa kita sebagai “Jiwa Sang Merah Putih”.

Dapat diambil contoh, di salah satu SMK di Kota Probolinggo. Lebih tepatnya lagi adalah SMKN 2 Kota Probolinggo. Dimana lembaga pendidikan ini mengadakan suatu acara yaitu LDDK dengan tema “Membentuk Karakter Berbangsa”. Dimana dalam kegiatan ini seluruh siswa kelas 10 diwajibkan untuk mengikutinnya, tiada alasan apapun. Dalam kegiatan ini kita dilatih oleh Tentara KODIM 0820 Kota Probolinggo.

Seluruh siswa kelas 10 dilatih PBB dan dilatih untuk memiliki sikap disiplin dan tanggung jawab. PBB adalah Peraturan Baris Berbaris. Kita semua diajarkan bagaimana PBB itu, kita semua berdiri dengan lama menerima materi, apalagi dengan berpanas-panasan.

Dimana pada saat itu ada sekelompok siswa yang mengobrol sendiri dam ada pula sekelompok siswa yang tidak disiplin, dengan datang terlambat. Hal itu menunjukkan rendahnya sikap cinta tanah air, rendahnya sikap menghargai dan rendahnya sikap kedisiplinan.

Akan tetapi, tidak seluruhnya siswa berperilaku negatif terhadap kebangsaan, masih ada sisi positifnya. Terbukti dengan adanya pemilihan tim utama banyak siswa yang berebut untuk menampilkan yang terbaik. Itu menunjukkan salah satu bukti bahwa masih banyak juga siswa yang menghargai kebangsaan dan kemerdekaan.

Hal tersebut menunjukkan tingginya rasa nasionalisme yang dimiliki para siswa. Tidak hanya dibentuk kekuatan fisik, kita dibentuk harus memiliki mental dan disiplin yang baik. Hal itulah yang dapat membentuk jiwa kita sebagai jiwa Merah Putih.

Selain kegiatan tersebut, hal yang mungkin dapat dilakukan untuk menanamkan jiwa cinta tanah air pada siswa dengan cara memberi pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan dan memberi pengarahan dan motivasi-motivasi yang berhubungan dengan kebangsaan Indonesia dan banyak lagi yang dapat dilakukan untuk menumbuhkan sikap cinta tanah air.

Mari kita bersama-sama meraih mimpi dan mewujudkannya cita-cita Indonesia. Di atas tanah tercinta ini, di tempat bendera Merah Putih berkibar ini, jadikanlah generasi muda Indonesia berjiwa “Sang Merah Putih”. @Hakim Zakaria Akbar
Posted by Unknown
Tag :

Hacker Juga Pahlawan !!!

Oleh : Fitrah Izul Falaq

Logo Team Cyber TKJ 2 SMK N 2 Kota Probolinggo
Globalisasi telah merambat ke seluruh penjuru negeri. Dari sabang sampai merauke, tak satupun daerah yang masih belum merasakan arus globalisasi. Globalisasi merupakan sebuah proses berubahnya dunia, mulai dari masa tradisional hingga masa modern. Jika dulu berinteraksi dengan jarak berjauhan masih membutuhkan surat yang dikirim melalui pos, sekarang hanya dengan seuntai SMS, pesan langsung dapat dikirim dengan cepat. Namun apakah hanya itu dampak globalisasi? Tentu tidak!.Seiring dengan berkembangnya teknologi, semakin canggihnya dunia, semakin bobrok karakter bangsa ini. Budaya luar banyak yang mematikan budaya dalam negeri, penjualan narkotika tak dapat dibendung lagi, akses website terlarang akan menjadi tradisi, dan yang paling ironis adalah musnahnya jati diri bangsa Indonesia.

Dampak globalisasi yang sangat terlihat adalah pada bidang Teknologi Informasi.Semua media telah berkembang seiring dengan globalisasi tersebut. Kemudahan untuk berinteraksi adalah alasan mengapa teknologi ini sangat digemari saat ini.Berita sangat dibutuhkan, sehingga teknologi semakin dikembangkan.

Salah satu contoh dari berkembangnya teknologi informasi tersebut adalah dengan adanya media-media sosialisasi baru.Misalnya saja, telegram beranjak menjadi handphone. Semua orang saat ini, tak luput dengan apa yang disebut HP. Bahkan HP tersebut telah menjadi primadona di kalangan pelajar maupun dikalangan para orang tua. “Yang muda dan yang tua sama-sama suka”, itulah istilah yang cocok untuk keadaan saat ini.

Memang globalisasi adalah suatu keadaan yang sebenarnya sangat bermanfaat, namun beberapa oknum telah mendistorsi dikma tersebut.Banyak sekali orang yang tak segan membobrokkan jati diri bangsanya sendiri.Budaya-budaya bangsa asing telah meracuni generasi muda bangsa Indonesia. “Sekarang, bangsaku tak suka akan budayaku” semakin banyak bangsa yang lupa akan identitas bangsanya. Budaya sendiri diterlantarkan, budaya orang semakin dibanggakan.

Tarian-tarian sampah ala negeri Korea yang saat ini banyak digemari, musik-musik berbahasa inggris yang lebih popular daripadamusik sendiri. Semua itu adalah salah satu contoh kenapa bangsa ini sering kali tertindas oleh bangsa lain. Tarian Boyband dan Girls Band asal korea lebih menarik daripada tarian tradisional setiap daerah di penjuru negeri. Padahal, tarian sampah yang masuk berdampak buruk pada moral bangsa. Sebagian dari penari-penari sampah tersebut berpakaian setengah badan, menggerakkan tubuhnya yang eksotis. Dengan asiknya kita tonton tarian tersebut, bahkan sampai ada yang membuat sebuah halaman fans di beberapa sosial media sebagai rasa cintanya pada tarian dan idolanya tersebut. Apakah ini karakter bangsa Indonesia? Padahal sebelum negara ini merdeka tahun 1945, negara Indonesia adalah negera yang berkarakter. Budaya asing tak mampu menggantikan budaya asli.Moral sangat dijunjung tinggi, bukan dipermaikan seperti saat ini.

Seiring dengan lupanya bangsa Indonesia akan budayanya sendiri, dilain pihak pemuda-pemudi Indonesia dirasuki oleh pengedar narkotika. Mulai dari kalangan pelajar SMP, SMA dan Mahasiswa.Bahkan, tak segan para pengedar narkotika tersebut memasuki kawasan pesantren para santri menuntut ilmu agama.Hal ini juga salah satu PR bagi pemerintah Indonesia.Tak terbendungnya aksi tersebut, semakin banyak para generasi muda yang menjadi korban.Ribuan bahkan jutaan jiwa melayang karena narkotika.

Salah Satu Perjuangan Hacker Indonesia
Hal kecil tetapi sangat miris saat ini adalah banyak pelajar bahkan masih dibawah umur mengakses situs-situs telarang.Semua itu bukanlah hal yang mustahil di zaman globalisasi saat ini. Tak ada yang dapat melindungi dan tak ada yang menjaga. Blocking Server bukanlah permecahan masalah yang tepat. Jika hanya memblokir sebuah website, sangat mudah bagi beberapa orang untuk melewati blokir tersebut.Karena pasalnya, sebagian dari pemuda generasi bangsa Indonesia telah menguaisai ilmu dunia maya.“Hacking and Cracking” itulah yang saat ini bangsa Indonesia punya.

Tak luput dari permasalahan-permasalahan tersebut, dunia maya yang saat ini sangat kita dambakan telah menjadi boomerang bagi kita. Dunia tersebut telah menjadi sarana negara lain untuk melampiaskan bahkan menghina bangsa dan nagera tercinta ini. Banyak sekali halaman website yang memuat kejelekan bahkan hinaan pada Indonesia. Apalagi, halaman hinaan yang dibuat oleh bangsa harimau malangya, penjahat malaysia.

Jarak negara yang berdekatan tak menjadi halangan untuk bertikai, memang benar bahwa pertikaian yang terjadi bukanlah pertikaian secara fisik, tapi pertikaian yang terjadi adalah pertikaian phisikis. Apakah bangsa ini suka negara dan harga dirinya dihina oleh bangsa lain? Tentu tidak!.“Hinaan harus dibalas dengan hinaan” itulah masalah kenapa bangsa Indonesia masih suka dijadikan bulan-bulanan untuk dihina oleh Malaysia.

Ucapan kotor yang terlontar dalam komen dunia maya, menjadikan bangsa Indonesia di cap sebagai negara tidak baik, tak bermoral, dan tak punya pikiran.Lagi-lagi, bangsa initak malu dan tak punya harga diri.Selalu saja tak sadar akan kejelekan hal yang telah dilakukan. “Bangkitlah bangsaku bangkitlah negeraku”, slogan yang terucap tapi tidak terlaksanakan.

Berbagai macam halaman diinternet, misalnya pada halaman http://indonesia-sukarno-666.blogspot.com/ tertuliskan banyak sekali hinaan Malaysia terhadap bangsa Indonesia.Mereka menghina kebobrokan moral yang ada di negeri ini.Hinaan-hinaan tersebut lagi-lagi dibalas dengan cemooh kata-kata kotor. Apakah tidak ada cara lain? Tentu ada!.Caranya yaitu dengan memerangi mereka.Tak perlu berperang secara fisik tetapi berperanglah secara maya. Gunakan fasilitas teknologi untuk berjuang bersama demi kehormatan sang garuda. Siapakah yang akan berjuang?

Siapakah yang akan berkorban demi bangsa Indonesia? Hacker!. Banyak digma menyatakan bahwa hacking adalah perbuatan kriminal para penjahat dunia maya. Dan ironisnya, banyak diantara bangsa ini percaya akan dikma tersebut. Betapa bodohnya bangsa ini, mudah dihasut dan ditindas bangsa lain. Apalagi ditambah pembodohan-pembodoahan dari media massa televisi maupun surat kabar. Pernahkan bangsa ini belajar dari kesalahan, mudah percaya pada orang bukanlah tradisi yang patut diteruskan. Mempelajari terlebih dahulu merupakan budaya yang harus kita tanam. Hacker bukanlah orang yang berbuat kriminal di dunia maya, tindak kriminal tersbut di lakukan oleh mereka yang disebut cracker.

Salah Satu Hacker
Cracker dan hacker sangatlah berbeda, dari bidang profesi hingga object yang mereka serang.Jika cracker adalah seseorang maupun sekelompok orang yang melakukan pembobolan dengan maksud merusak dan menguntungkan pihaknya sendiri. Sedangkan, hacker adalah seseorang yang melakukan pembobolan melaikan demi memperbaiki ataupun melakukan tindakan terhadap sesuatu yang dibobol. Hacker sangatlah bervariasi, hacker tergolong menjadi 3 tipe. Black hat, white hat, dan grey hat.Ketiga tipe ini hanyalah beberapa jenis hacker saja, black hat si pembobol hitam, white hat si pembobol demi kebaikan, dan grey hat si pembobol yang sewaktu baik dan sewaktu dapat menjadi jahat juga.

Di negara Indonesia ini, potensi-potensi untuk menjadi seorang hacker sangat besar. Pasalnya dinegara ini, hampir sebagian dari penduduknya adalah penjelajah dunia maya. Tingkat kecerdasan yang standart merupakan modal awal yang bangsa ini punya.Hacker tidaklah selamanya berbuat kriminal, tapi hacker juga para pejuang. Mereka berjuang pada medan perang tanpa berhadapan, sebuah perjuangan melalui dunia tak nyata. Para pejuang dunia maya.

Bisa dibayangkan jika di Negara Indonesia ini tak ada seorangpun yang bisa menjadi seorang hacker. Website-website negeri ini akan mudah di bobol negara lain. Penyerangan website membabi butaakan menjadi tindakan yang wajar. Kenapa bangsa ini masih saja suka di jajah? Memang Negara ini sudah merdeka 17 Agustus 1945 silam, tapi apakah kesejahteraan masih kita dapat? Tidak!.Banyak kasus menyelimuti negeri garuda ini. Entah dalam dunia nyata ataupun maya. Perjuangan tak hanya pada medan perang secara fisik, perjuangan juga dalam dunia maya. Perang cyber sejatinya adalah cara untuk menjaga kehormatan bangsa dan negara. Jangan mau di bodohi, karena kita bukan bangsa yang bodoh!. Wahai bangsa Indonesia, ubahlah konsepsimu akan segelincir orang yang kau namakan hacker. Yang kau kira mereka adalah pelaku tindak kriminal. Renungkanlah! Dunia telah terbelah menjadi dua, nyata dan maya.Rembulan negeri telah tinggalkan pesonanya. Fanaa! Dunia maya lebih kejam daripada apa yang terjadi, kebebasan berpendapat menjadi poros tegaknya situasi. Berjuanglah di duniamu, “Harga diri bangsaku berada ditanganku sendiri”. 

Wahai para tentara berjuanglah di dalam medan perperangan. Jaga kehormatan bangsa dan negara Indonesia tercinta ini.Hancurkan segala penindasan. Salam hormat tertuju pada para hacker, tetaplah berdiri tegak di garda depan barisan perjuangan cyber. Lindungi martabat bangsa dan negara dalam dunia imajinasi. Segenap doa dan hormat dari kami untukmu PARA PAHLAWAN DUNIA MAYA…

Tulisan ini adalah tulisan yang berawal dari pemikiran bangsa Indonesia terhadap seorang hacker yang sebenarnya memperjuangkan harga diri bangsanya sendiri. Tanpa mereka, penindasan harga diri akan lebih sering digencarkan oleh bangsa lain. Tak ada yang mampu melindungi, selain mereka para HACKER PAHLAWAN BANGSA
Posted by Unknown
Tag :

Daftar Isi

Blogger Tricks
Diberdayakan oleh Blogger.

- Copyright © Probolinggo Cyberspace - Powered by Blogger - Edited by Fitrah Izul Falaq -